Nak, Ibu Ingin Bicara Soal Milih-milih Perempuan…

wedding Jogja

July, 2013

Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian.  Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu.  I could never ask for more…

Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.

Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini  kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values  from your parents. Never forget that.

Rasanya ibu tidak harus  panjang lebar mengulang kembali bagaimana menjadi laki laki sejati . Satu kalimat sederhana mampu mengungkapkan petuah panjang soal itu  :Contohilah ayahmu.

Soal cewek, ibu dapat memahami rasa heran maupun kebingungan kalian. Wanita memang tidak mudah dipahami. Sampai detik ini juga ibu kadang sukar memahami diri sendiri. Itu bagian misteri perempuan yang justru menambah keindahannya. Satu pemahaman umum sederhana adalah wanita ingin disayangi dan dilindungi.

Soal selera secara fisik, ibu tidak perlu komen panjang lebar. Masing masing kalian memiliki selera berbeda, dan itu sah sah saja… Selera itu adalah hak prerogatif yang tidak bisa diganggu gugat. Yang pasti secara jujur ibu harus mengatakan bahwa inner beauty adalah hal terpenting, tapi inner beauty tanpa dibungkus dengan kulit luar yang apik akan menjadi kurang maksimal karena kalian sebagai laki laki sejati tidak mau merasa malu membawa istri dan mengenalkannya kepada orang lain, terutama sahabat dan keluarga. Kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mengartikan ini…

Dari dulu ibu tidak pernah rewel soal berteman. Yang selalu ibu ingatkan adalah harus selalu baik dan sopan kepada orang lain. Berkawanlah sebanyak mungkin. Jangan memilih milih teman karena status sosialnya maupun dilihat dari uangnya. Tidak semua yang kaya itu baik, tidak semua yang miskin juga baik. Uang hanyalah sarana dan alat membeli sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan. Uang itu perlu, oleh karenanya aturlah uang dengan baik, dan jangan pernah membiarkan uang mengatur kalian, apalagi sampai bisa membeli hati nurani.

Entahlah kalau ibu ibu yang lain… tapi ketika menyangkut soal memilih jodoh, ibu harus minta maaf lebih dulu. Jujur ibu akan sanget bawel soal ini.  Ibu tidak pernah mungkin bisa benar benar objektif menilai wanita yang akan menjadi istri kalian, tapi sedapat mungkin ibu janji akan bersikap adil dan fair sebatas kemampuan ibu. You two know that I am a fair person. Ibu benci ketidak adilan.

Meskipun sejujurnya ibu sudah berulang kali mengatakan… rasanya tidak ada wanita yang cukup pantas mendapatkan kalian. Ini  adalah  ungkapan kebanggaan seorang ibu kepada anak laki lakinya. Overdosis ? mungkin memang kedengaran berlebihan…but I can’t help it. Kelak istri kalian juga akan merasakan hal yang sama jika kalian memiliki anak laki laki…

Memilih istri itu mungkin kurang lebih mirip dengan memilih mobil… Ada begitu banyak ragam jenis mobil dengan spesifikasi yang berbeda. Kenali diri kalian.. ketahui apa yang menjadi selera kalian.  Satu hal prinsip yang paling berbeda antara istri dan mobil adalah : Istri itu abadi. Tidak bisa ditukar tambah kapan saja kalian mau. When you get married, you married for life.

Jangan pernah menikah hanya karena merasa sudah umurnya harus menikah.Menikahlah karena kalian merasa pasti bahwa dengan dirinya kalian akan saling membahagiakan selamanya.

Ini yang bisa ibu katakan mengenai petunjuk umum secara garis besar ketika itu menyangkut calon istri…

–  Look for the right chemistry. Kalian akan tahu itu ketika bertemu dengan yang cocok. Kalian akan menyadari bahwa rasanya masuk akal kenapa selama ini yang lain kurang menarik, dan ada sesuatu yang rasanya kurang sebelum bertemu dengannya.

Ada pesona tersendiri yang dibawanya yang memang melekat dalam dirinya tanpa dibuat buat.  Ibu pikir dulu ayahmu jatuh cinta dengan ibu karena diantara teman teman calon dokternya yang lembut feminin, tiba tiba nongol seorang wanita yang lain dari yang lain. Yang bisa memanjat pohon dan berantem dengan sangat baik….  Rupanya pria kalem yang tenang itu tergeletak tak berdaya dengan seorang gadis blak blakanyang kalau makan tidak pernah malu malu, dan bisa menyatakan pendapatnya dengan jujur,  sekalipun harus berbeda… Siapa yang bisa menyangka ? Tanya ayahmu soal chemistry… ibu tidak pernah bosan mendengar cerita klasik bagaimana dia jatuh cinta dengan ibu…

– Nilai kebaikannya bukan semata dari cara dia memperlakukan kalian, tapi bagaimana dia memperlakukan orang lain, terutama mereka yang lebih tidak beruntung dari dirinya.

Tentu saja wanita akan baik kepada pria yang dicintainya.  Kebaikan sejati itu dinilai dari bagaimana dia bersikap dan memperlakukan orang lain. Apakah dia adil dan jujur ? Apakah dia penuh belas kasih ?  Bagaimana dia menghormati orang tua dan memperlakukan teman temannya ? Dengan siapa dia bergaul ?. Bagaimana gaya hidupnya ? Apakah dia bisa tersenyum sama lebarnya ketika diajak makan di restaurant mahal  ataupun di warung Tegal yang murah meriah ?.

Perlu waktu untuk menilai ini semua. Tapi kalau soal jodoh, selalu ibu katakan, jangan merasa diburu buru.  Take your time… give time enough time.

– Pilihlah wanita yang mampu menertawakan dirinya sendiri. Ini kemampuan hebat yang sangat perlu. Hidup ini akan membawa kalian kepada banyak masalah dan lika liku… Tapi tidak ada yang lebih menyenangkan daripada  hidup bersama dengan wanita yang mampu membuat kalian tertawa.

Pilihlah wanita yang bisa tertawa ketika kalian mengatakan “kartu ATM-ku tertelan lagi….

Selera humor yang baik itu bukan menertawakan orang lain, tapi lebih kepada bagaimana dia bisa menertawakan dirinya sendiri dan melihat sisi lucu dan baik dari segala sesuatu.  Pada akhirnya cinta yang bergelora itu akan stabil… kupu kupu yang terbang tak tentu arah dalam perut kalian ketika pertama jatuh cinta, akan hinggap dengan tenang dan menetap, digantikan dengan rasa nyaman yang  menyenangkan…, tapi perekat cinta yang awet adalah tertawa bersama menjalani kehidupan rumah tangga kalian.

– Menikahlah dengan wanita yang memiliki prinsip hidup yang baik dan menghormati prinsip prinsipnya. Dia tidak harus selalu setuju dengan kalian. Buat apa menikah dengan orang yang selalu mengatakan ya ? When two person always agree, one is not necessary…

Pilihlah wanita yang mampu menyikapi perbedaan pendapat, mampu menghargai perbedaan selera dan berkompromi secara fair…

Menikahlah dengan wanita yang mampu bicara jujur demi kebaikan.

– Ini yang terakahir, tapi bukan berarti tidak penting…. Menikahlah dengan wanita yang menghormati kalian. Ibu akan menjadi orang yang paling naik pitam jika kalian dikasari. Terutama di depan umum. Never .. ever let a woman be rude to you.

Ibu bisa mengatakan ini karena ibu mendidik kalian untuk selalu menghormati dan menghargai wanita.  Cinta tanpa penghargaan bagaikan mobil tanpa setir, tidak berguna.

Well, you know your mother.. ini dulu yang bisa ibu katakan. Mudah mudahan tidak ada lagi yang perlu ibu tambahkan  kecuali bahwa I love you and will always be proud of you , my sons.

For Russell and Reinhart, with unlimited love from your Mum.)

 

Ditulis oleh Ellen Maringka pada kompasiana muda

 

photo by : Emolight Photography

jika anda ingin melihat :

prewedding photo lainnya : http://bit.ly/1cymF9x

wedding photo lainnya : http://bit.ly/1bxrciL

Back to top ^|SHARE :D |Pinterest :))|Tweet :-*

nick - Dari paragraph pertama.. “Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu. I could never ask for more…” russel n reinhart, siapa orang ketiga?

I guess faith and religion never intervene in your life.

Ade Novia Putri - Saat saya membaca artikel ini, saya teringat akan pesan mama.
Walaupun saya anak perempuan, nasihat dan pengalaman ibu sama dengan sering mama ceritakan.
Mama lebih memilih menjadi ibu rumah tangga, lain halnya dengan orangtua lain.
terkadang teman-teman yang lain seringkali lebih senang tinggal di rumah karena ada mama yang selalu sedia menyiapkan makanan cemilan dan sambutan hangat setiap kami datang sambil tertawa terbahak-bahak.
Soal jodoh, mama bilang, saat kamu merasa nyaman dan lelaki itu untuk agamamu. Teruskan

Saat saya membaca artikel ini,

I wanna say, Thanks Mom and for every mother wherever you are, we love you

Nurul Arafah - Hbs baca artikel ini, jd pgn intropeksi diri.. Ingin mndapatkan suami yg baik tp hrs berkaca dulu sudah pantaskah saya buat dia.. trnyta org tua dr pihak pria pun punya pilihan yg luar biasa juga, saya kira hanya antara mamah dan anak prempuannya saja 🙂 tp selepas dr itu saya jd brfikir “saya itu pantas untuk seseorang lelaki yg seperti apa? “

Grace - Orang ketiga adalah si putri tunggalnya.. coba aja baca artikel aslinya di kompasiana. Ada juga pesan Ellen Maringka untuk putrinya.

levina - Nice.. saya cuma bisa bilang.. betapa beruntu gnya kita punya orangtua yang peduli tentang segala sesuatunya di hidup kita.. thanks to my parents.. any way.. ada yang tau artikel lengkapnya dari via internet.. thanks before 🙂

ani - Artikel ini menginspirasi saya untuk memberikan Ɣǎ̜̍ήǦ terbaik bagi putraku,melihatnya tumbuh ϑάπ mempersiapkan masa depannya.

anisa - what an unlimited love for three gems of yours 🙂

I wanna! One day, I wanna write one for my own son and daughter too..

thanks for inspired 😀

Ahmad Dahlan - betapa beruntungnya punya ibu yang bisa selalu mengingatkan kita untuk dalam hal kebaikan. Termasuk dalam memilih pasangan hidup kita nantinya. Dan memang ibu saya juga termasuk ibu yang sangat memilih secara baik-baik kalo ada wanita yang saya ajak ke rumah. Pilihan pun selalu berdasarkan persetujuan dari ibu juga.

Wales - tapi TIDAK SEDIKIT pria yang meninggalkan ibunya demi wanita yg BELUM JADI istrinya.

banyak Pria yang menjadi buta oleh keelokan paras sang wanita tanpa bertanya, setujukah kau Ibuku??

God bless us….

sontoloyo - ahhh..indah sekali nasihat ibu…

wish my mother is wise like you…

tapi aku sayang dan cinta ibuku….sewaktu muda ibuku juga seperti ibu Ellen, tomboy dan galak.

terima kasih atas tulisannya

yani - sayang…secara dekat dengan Tuhan bukan menjadi patokan dasar untuk memilih pasangan…

Subhan - nice share. semoga menjadi inspirasi ibuku… & istriku kelak 😀

astri - Sangat terharu membaca artikel ini
saya jadi penasaran..apakah suami saya memilih saya karena merasakan hal2 di atas..:) karna dia tidak pernah mengatakan bagaimana dia jatuh cinta pada saya..

tri wardhani - saya setuju

ami widayati - Woowwwww….Bangga punya ibu yang mendidik anak laki2nya bs menghormati n menghargai perempuan, seorang ibu pasti bangga melihat hasil dari kerja kers dia mendidik putra2nya..bahagia jika mendapatkan pria spt itu..

hunter - Ibu Ellen Maringka, orang tua siapapun kamu, terima kasih…

*hug

Sincerely,

A little boy

boydo sitanggang - Terimakasih buat penulis, ketika membacanya… Saya merasa ibu saya hidup kembali dan sedang bercerita mesra pada saya. Sungguh pesan yang sangat saya butuhkan dari seorang ibu, yang membuat saya optimis menjalani hidup dalam menemukan wanita untuk menjadi istri saya.
Trimakasih penulis, semoga pesan yang disa.paikan dapat mengetuk hati para pembaca untuk introspeksi diri dan punya niat hati memiliki keluarga rukun yg tak kan ter”CERAI”kan.

“amin”

Orit - Bener-bener masukan tambahan yang oke banget!
Semoga para pembaca artikel ini bisa menemukan jodoh yang sesuai. 😀

Raymond Gultom - Ya benar kata ibu ini…
Sangat mengispirasi saya…
memang kriteria wanita yang ibu bilang tadilah yang saya idam2 kan. Yang bisa mengatasi masalah, kuat saat tertekan, dan mampu jadi teman saat ada masalah.
Nice paper..

Calendula - Mungkin kata2 tersebut untuk ibu yang sangat bijaksana, tetapi bagaimana dengan seorang ibu yang sangat mengendalikan anak laki2nya, bahkan mencampuri urusan keuangan dan urusan keturunan rumah tangga anak laki2nya yang sudah menikah? Sehingga anak laki2nya tersebut tidak berani membela istrinya ketika dituduh yang bukan2 oleh ibu dari suaminya? APa berarti itu namanya salah didikan dari ibunya? (well, memang ibunya itu telah cerai (suami pertamanya bukan orang siapa2) dan menikah kembali dengan seorang pejabat dari luar negri, bahkan ketika pejabat yang menjadi suaminya itu meninggal dunia, ibunya tidak diwariskan harta oleh suaminya itu) Makanya ibunya tidak rela kalau anak laki2nya membahagiakan istrinya. Sehingga saat ini kami berpisah

Saya sangat salut terhadap seorang ibu yang menulis nasihatnya diatas, tapi tidak untuk seorang ibu yang mendoktrin anak lakinya untuk tidak berperilaku adil dan tidak melindungi istrinya

derni - Terharuuu….sangat menginspirasi smw perempuan dan smw ibu d dunia. Smoga qta mnjadi wanita yg lbh baik lg. 🙂

GalmasCiptagraha - When you get married, you married for life. Saling membahagiakan. Saling jujur. Saling membantu..I couldnt ask for more

tyax satya d fallen - Bahagianya bila bs mndapat cow yg seperti itu
Dengarkan nasihat ibumu wahai lelaki single. ..
Be fighting! !!!!!!:-)

Vita - Terimakasih ellen maringka….. Saya terharu sekali membacanya ….kiranya anak saya bisa membaca ini …. Mungkin dia akan terharu….
Bila mertuaku baca artikel ini juga dia akan mengoreksi dirinya …. UANG bukannya segalanya …. Kerukunan dan keharmonisan anak dan menantu lebih utama dibandingkan UANG ….. Kiranya mertua saya bisa membacanya ….?????

Emerson - Surat ini sangat inspiratif

gisela - cerita keluarga ini hebat. pasti anak laki2nya sukses, berhasil, dan banyak wanita yang mengejar. emang bener kata si Ibu, klo laki2 udah jadi pujaan emang harus hati2 sama wanita.
tpi ada beberapa yang mgkn bkin beberapa wanaita kecewa seperti inner beauty tanpa kulit apik, ato no women yg pantas mendapat anak laki2nya. atau berusaha fair menilai memantunya. bukannya seharusnya siapapun yang mencintai putranya juga menjadi anak si Ibu dengan kasih sayang yg sama? klo gt udah pasti sang memantu sangat tinggi dan perfect kepribadiannya. tpi setidaknya juga ada pikiran dari 2 arah, apakah laki2 itu juga pantas untuk istrinya? apakah laki2 juga sudah seimbang jasmani rohani dengan sang istri? kata si ibu sang istri juga no man pantas untuk putrinya 🙂 kl dari kedua belah pihak punya pikiran seperti itu kesannya tidak rela menikahkan putra/putrinya 🙂
this is only my opinion 🙂

Lyna Hutapea - Surat yg bagus dari seorang ibu ke anak laki-lakinya.

theresia - Sebenarnya saya setuju dgn artikel ini. Tapi ada satu paragraf yg menggelitik saya. Di paragraf ke-9 tersebut sang ibu mengatakan bahwa sbnrnya tidak ada wanita yang cukup pantas utk mendapatkan anak laki2nya. Dan ungkapan sang ibu yg menyadari bahwa sikapnya yg overdosis (kelak) dapat dimengerti oleh sang menantu dan anak laki2nya jika mereka memiliki anak laki2…

Sang ibu terlalu protektif menurut saya dari ungkapan di atas, dan bukankah dengan ungkapannya tersebut beliau sudah berlaku tidak adil? Menganggap bahwa anaknya owned lots of values and qualities rather than her daughter-in-law? Harusnya dy berlapang dada bahwa calon menantunya adalah pasangan sepadan yang dpt mendampingi anak laki2nya utk memulai kehidupan rumah tangga dgn baik.

Klo calon mertua saya menganggap bahwa sesungguhnya saya pun tidak cukup pantas mendptkan anak laki2nya (sperti yg sang ibu dlm tulisan ini), sy akan mundur. Bagaimana sy akan menjadi istri yg baik jika org tua nya saja sudah menganggap sy tidak cukup pantas untuk anaknya.

Semoga untuk yg membaca ini dan artikel sang ibu bisa lbh bijak lagi. Jika kelak sy punya anak laki2 pun saat sy mempunyai menantu yg sudah sy restui utk ke jenjang pernikahan sy ud yakin bahwa menantu sy sudah cukup pantas utk mendptkan anak laki2 sy dan membangun rumah tangga yang baik

Mari jadi (calon) ibu yg bijaksana dan dpt menyayangi menantu kelak 🙂

key - terharu ,,, kelak ,, jika ak jadi ibu ,, akn memiliki petuah yg sama untuk ank2 ku..amiiiin

poenyakoer - Great story, ini juga yang saya rasakan sebagai seorang ayah yang memiliki putri kecil. saya berharap kelak ia dewasa, ia bisa menjadi wanita tangguh dan dan menghormati suaminya. menjadi wanita yang memiliki kecantikan luar dalam dan memperlakukan orang disekitarnya dengan santun.

iapun mampu mencari dan menemukan pasangan hidupnya yang terbaik, karena yang ia cari bukan hanya pria tampan, namun yang harus ia cari adalah lelaki seumur hidupnya.

semoga, impian orangtua terhadap anaknya dapat dimengerti….

meliana - Nice..
Setelah baca ini, saya jadi lebih introspeksi diri lagi.
– Apakah yg selama ini saya lakukan sudag aik d mta orang lain, d mata pacar dan orangtuanya?

Dan saya baru menyadari, ternyata cinta seorang ibu dan ayah kepada anak laki-lakinya, meski dari luar terlihat acuh dan sntai, namun tetap ada kekhawatiran d dalamnya.

novita - Wawwww.. bener sekaliiii…

lenny guan - Setelah baca artikel ini, kasih ibu memang tiada habisnya bahkan hingga sy sdah menikahpun,mama saya acap kali bawel..kadang saya pikir kok cerewet bgt seh mama ini..tp stlh kupikir2..mama crewet krn peduli dan sayang saya..thnk God for giving a great mom in my life..love u mom..

Frederik Hermawandy - Kreenn.. Inspiratif!!
Pada intinya, Interprestasi dari artikel ini secara tidak langsung menekankan bagaimana; “seorang Pria dintuntut mencintai seorang Wanita sebagaimana dia mencintai Ibunya dan seorang Wanita dituntut mencintai seorang Pria sebagaimana dia mencintai Ayahnya”.
To live a life with love~
give your smile to everyone but give your love for only one person!!

Arba'i Effendi - Terimakasih Bu Ellen Marinka, serasa dibilangin ibu sendiri 😀 😀

“Menikahlah dengan wanita yang menghormati kalian”
“Ibu bisa mengatakan ini karena ibu mendidik kalian untuk selalu menghormati dan menghargai wanita” (y)

chrystin mana - Bc artikel ini jdnya sy mngerti apa yg d rskan mama psgn saya…

GS - Jadi kangen mamah..plus terharu.. 🙂

mamah selalu ngasih2 petuah semacam ini. Masalah jodoh.
Semoga saya mendapatkan jodoh terbaik.. 🙂

GS

Cipika - It is a nice shared story… But if u look it deep inside.. The story is all about how their spose should be for the children.. But not the opposite. How can the mother also guarantee that if the children already had the girls what their mom said and the son will also treat well the girls..??Please see anything from both side..

abu zaini - Jodoh sudah ditentukan tapi manusia diperbolehkan memilih mana yang sesuai terutama bibit bobot dan bebetnya… Jangan lupa yang utama adalah Agamanya.

Rido - artikel yang sangat menginspirasi bagi yang akan menikah..
beautiful..

venisia - ” Tidak ada seorang wanita yang cukup pantas untuk mendapatkan kalian …. ”

Saya rasa ini adalah hal yang wajar dirasakan oleh seorang ibu yang merasa sudah membesarkan anak-anaknya, dan seperti Ibu Ellen ungkapkan, she just can’t help it, dia tidak bisa mengontrol perasaannya sehingga seperti tidak rela melepas anak-anaknya. Hal yg sangat wajar dan banyak orang tua mengalami hal yang sama, tidak hanya terhadap anak laki-laki, terkadang orang tua banyak yang merasa tidak rela anak perempuan mereka diperistri oleh seorang laki-laki. Tapi di point-point yang lain sungguh memperlihatkan kebesaran hatinya untuk bisa melihat anak-anaknya bahagia dengan pasangan yang mereka pilih sendiri, sungguh seorang ibu yang bijaksana ..

I wish I can be like her one day 🙂

Diana - Setuju dgn artikel diatas..

Budi Asmarawati - Terima kasih atas tulisan yang sangat indah ini Ibu Ellen. Kesan yg saya dapat, Ibu cukup arif dan penuh kasih mendidik dan membimbing putra2 Ibu. Saya juga membaca tanggapan para pembaca. Tanpa harus dg ketegasan syarat “kedekatan dg Tuhan”, sebenarnya wanita dg sifat dan perilaku yg disyaratkan itu tidak akan mungkin bisa berlaku demikian kalau tidak ada kedekatan dg Tuhan. Tentang kecantikan luar dan dalam, tentu sbg orang tua mesti juga menginginkan yg terbaik utk putranya, dan keinginan itu manusiawi, sangat wajar. Shg jangan protes.
Anak saya perempuan, sayapun juga punya harapan ttg lelaki yg akan jadi pendamping anak saya. Terima kasih.

Ardiansyah Anggara - Amazing ! I’ve been looking for an advice like that. Saya jadi membenarkan pendapat para kawan kawan yang menikah lebih dulu, katanya jangan tergesa gesa untuk berumah tangga kalo yang dicari cuma istri cantik, siapa tahu cuma cantik aja tapi gabisa apa apa alias cuma jadi hiasan ranjang , sungguh nonsense…. hahaha anyway terima kasih untuk ibu yang sangat perhtian kepada kedua anaknya diatas, dengan menshare cerita keluarganya kita semua bisa belajar dari ilmu yang turun temurun di lingkup keluarga tersebut.

daddy's little girl - Surat yg bagus, tapiii si penulis sbg seorang ibu yg berlaku adil masih ada “cacatnya”, yahh mengingat kesempurnaan dan adil hanya milik Tuhan. Di paragraf ke-9 tersebut sang ibu mengatakan bahwa sbnrnya tidak ada wanita yang cukup pantas utk mendapatkan anak laki2nya. Dan ungkapan sang ibu yg menyadari bahwa sikapnya yg overdosis (kelak) dapat dimengerti oleh sang menantu dan anak laki2nya jika mereka memiliki anak laki2… Aneh, apa menurut dia anak laki2nya begitu sempurna (mengalahkan Tuhan) sehingga tidak ada satupun perempuan manusia yg pantas untuk anak laki2nya?!! Mungkin sang penulis terlalu berhayal mengharapkan bidadari yg turun dari surga bwt anak laki2nya.. Lalu, apa anak laki2nya yg sangat dibanggakan itu juga sudah pantas utk seorang perempuan?!! Memangnya ada ayah di dunia ini yg mau melepaskan anak gadisnya utk seorang laki2 dgn ibu yg egois spt penulis??? Saya rasa sang calon menantu perempuan juga berhak memiliki ayah yg selected dan high standard bwt calon pasangan anak gadisnya.. Maka yg terjadi adalah kasihan anak2 mereka yg ingin menikah tsb.. Bisa2 bertemu

jimbon - Saya melihat hati seorang ibu yang selalu menyuarakan kebesaran kasih Tuhan kepada anak-anaknya. Seakan kekurangan yang dimiliki seorang ibu sebagai manusia terhapus oleh air mata anak-anaknya yang merindukannya karena terkenang oleh kasih sayang yang tidak mengenal batas bahkan saat kematian telah memisahkan ibu dari anak-anaknya di dunia ini. Inilah yang saya lihat saat saya menikah 2 tahun lalu tanpa kehadiran ibu saya yang telah bertemu Tuhan.

Terima kasih ibuku…untuk doa dan segala baktimu

Faruq Candra - Well, baca artikel ini jadi ingat mami almarhum, seandainya beliau masih ada, sepertinya pesannya akan sama dengan Mom Ellen Maringka ini 🙁 hikz…

Mia Key - Kereen,,,, mungkin perasaan ne jg yg dirasakn mm saya kpd ank laki satu2nya (adik saya)
Ank kebanggaannya, yg sllu mbuat orgtua bangga pd nya,,, tapi mm lbih bebas mnyerahkn kputusan kpd adik saya untk mmilih pasangan, malah pp yg sebaliknya,,, tp dibalik itu smua pasti orgtua sllu mnginginkn ank2 mrka mndptkn pasangan yg pantas n baik,,,
Tulisannya inspiratif bgt,,, thx a lot mam Ellen Marinka 😉

Wahyu Alam - Membaca artikel ini serasa berada di depan ibu dan diceramahi. :))

ruth - Keren, saya sangat menyukai perhatian seorang ibu terhadap anak laki-lakinya,, dan saya yakin isi dari pesan diatas untuk calon istrinya sudah pasti mempunyai agama yang baik, tanpa disebutkan,, sangat perfect walaupun tidak disebutkan,
Namun saya punya opini yang lain, setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan pastinya, ada baiknya adalah apabila pasangan kita nantinya dapat menerima dan saling melengkapi kekurangan tersebut,,
Kita tidak bisa hanya saling menuntut untuk melakukan sesuai keinginan kita, ada kalanya kita harus saling mengerti,memahami dan membantu kekurangan pasangan kita..thx

Dameria Nainggolan - Wawww…looks it is nice advise…

Toko Herbal Huderi - teriama kasih, artikelnya sangat bermanfaat nih,.
memang untuk mencari seorang istri harus benar-benar dari hati.

Jhon frisna yana - I Love You mom…

Nisa - OhmyGod.. Semua Ibu tentu menginginkan yg trbaik untuk anaknya.. & saya sbg wanita jg ingin laki2 baik sprti itu.. & artikel ini dpt mnjadi pljaran trbaik skaligus prtanyaan pd diri saya saat ini, jika sy menginginkan pria trbaik,,sdh termasukkah sy dlm kategori wanita yg diinginkan oleh pria terbaik tsb ??? :’| trmksh share nya

Maria - I’m in love with you tante Ellen Maringka..

Terima kasih untuk tulisan yang indah, sehingga saya ingin menjadi seperti perempuan yang tante tuliskan. Boleh request gak Tante Ellen? how if tante memiliki seorang anak perempuan?
Boleh minta dituliskan dengan judul “Nak, Ibu ingin berbicara soal milih-milih pria…” 😀 I believe it will inspire more.

chandra - Hebat, tulisan ƴǧ hebat byk memberikan insfirasi apalagi tuk diriku ƴǧ ♏āsΐђ single ini..
Salam kenal & salam hormat dariku!!
Semoga apa ƴǧ ada didalam tulisan ini menjadi manfaat tuk kita semua…

Miian - hal pertama yg harus sy lakukan adalah menjadi seperti statemen ini…
” kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek
yang tentu saja mengagumi KUALITAS YANG ADA DALAM DIRI KALIAN. You were brought up with lots of love and
values from your parents. Never forget that.”

sulistiani ariyanto - bisa dijadikan pedomen untuk kita semua

latifah - ketika aku menikah orang mungkin memandang dgn rasa kasihan karena diatas kertas kualitas kami yg bisa dianggap njomplang, tapi aku punya pertimbangan sendiri. aku memilih laki2 yg
* tahan menderita, karena hidup tak selalu berisi kebahagiaan. semua orang siap untuk
bahagia, tapi tak semua orang siap menderita.
* tidak mencintai harta secara berlebihan, ketika seseorang terlalu mencintai harta ia akan
rela melanggar norma hanya demi tumpukan harta.
* ia harus lelaki yg memperlakukan ibu dan saudara perempuannya dengan baik, karena
itu adalah indikasi ia akan memperlakukan istri dengan baik pula.
* ia harus lelaki yg mencintai Allah. Cintanya terhadap Allah membuatnya jadi orang
bertakwa, orang yg bertakwa takkan pernah memperlakukan orang lain secara tidak adil
dan semena2.
* fisik bukan yg utama. jika fisik adalah tolok ukurnya ketika fisik rusak akan hilang pula
perasaan cinta.
* ia harus siap menerima segala kekuranganku sebagaimana aku siap menerima segala
kekurangannya. toh manusia tak ada yg sempurna. meski orang punya penilaian tinggi
terhadapku aku masih manusia biasa yg pasti punya kekurangan yg mungkin saja mem
buat orang lain tak merasa nyaman.

meliani marpaung - Tq for share…
Semoga itu menjd inspirasi bg kita semua terutama yg mau menikah kelak…gbuiu

daddy's little girl - suratnya lumayan panjang & menarik, tapiii di paragraf ke-9 tersebut sang ibu mengatakan bahwa sbnrnya tdk ada wanita yg cukup pantas utk mendapatkan anak laki2nya. Dan ungkapan sang ibu yg menyadari bahwa sikapnya yg overdosis (kelak) dpt dimengerti oleh sang menantu dan anak laki2nya jika mereka memiliki anak laki2… Ini adalah kalimat aneh yg diucapkan oleh seorang ibu yg berjanji “akan bersikap adil dan fair…” Sepertinya tidak akan ada perempuan dari jenis ras manusia yang layak dan cocok memenuhi standard sang penulis, mungkin penulis membutuhkan bidadari turun dari surga buat diangkat jadi menantu. Bukankah sempurna & adil itu hanya milik Tuhan, saya rasa anak laki2 sang penulis juga tidak sesempurna Tuhan sehingga masih layak utk mendapatkan istri seorang perempuan manusia..
Coba berpikir dari sudut pandang lain, apakah anak laki2nya juga cukup layak untuk mendapatkan seorang perempuan yang terbaik jika memiliki ibu yg high standard dan selective tsb? Sang ayah dari calon menantu perempuan tsb juga berhak overprotective dan memiliki high standard utk calon menantu laki2nya. Jika itu yang terjadi, maka kasihanlahh bagi pasangan yg saling mencintai namun memiliki orang tua yg egois tsb.. maka mereka tidak akan pernah menikah

yusuf - alhamdulillah, alm.ibu sy bukan bu ellen maringka…jika penulis adalah ibu sy maka sptnya sampai saat ini sy tidak akan pernah menikah, hehee.. Ibu sy cm menasehatkan carilah istri yang soleh, bisa menjadi makmum yg baik (logikanya maka dia juga akan nurut sama suami/ imamnya), yg penyayang thdp keluarga (maka dia jg akan sayang dgn keluarga barunya). Tidak perlu neko2 dan hyper selective, tohh ibu sy juga tau anaknya tidak sempurna, penuh kekurangan walaupun secara penampilan sy tergolong indah dipandang dan mempunyai pekerjaan yg bagus masa depannya. Alhamdulillah sy udh menikah 3 tahun dan sekarang memiliki seorang putri dan seorang putra. Sy dan istri sama2 saling melengkapi kekurangan kami dgn kelebihan masing2, dan kami bahagia. Kelak nanti putra sy dewasa, maka sy akan menasehati istri sy utk tdk mjd ibu yg egois terhadap anak laki2 & calon menantu perempuannya.. karena sy tau putra kami juga tidak sempurna

artha - ahaHahahaa.. sepertinya yg lebih dibutuhkan penulis ini adalah laki2 utk dijadikan bride bagi anak laki2nya, kalau tidak yahh mungkin wanita dari ras bukan manusia, maybe.. :p

Patrick Benz Imanuel - Petuah yang sangat baik, Ibu memang adalah Wanita Terbaik di Dunia ini, dan mereka lah yang membuat kita Lelaki Terbaik di Dunia ini.. Terima Kasih Mama, Love you all the time 🙂

BEP - My sweetheart post these link to my fb message. What a great! Thank you..chuby

Bedi - Ibu Ellen Maringka.. Terimakasih tulisanya 🙂

elick - meski belum menikah ibu saya sellalu mengatakan bahwa menikah merupakan suatu hal yang sangat berbeda dengan berpacaran. menikah artinya mengabdikan diri dengan sepenuh hati kepada suami. ibu saya selalu memberikan nasehat kepada saya bagaimana mencari laki-laki yang akan terus mencintai saya meski nanti wajah saya tak secantik saat saya masih muda 🙂
ketika saya membaca artikel ini saya jadi memahami bahwa setiap ibu selalu mengharapkan anaknya bahagia
terimaksih ibu atas bacaan yang membuat saya jauh lebih membuka mata akan hidup ini 🙂

juliana Simanjuntak - trimakasih atas kalimat” yg bgtu indah ini ibu 🙂
smoga kelak saya menjadi seorang ibu bisa memberikan pola pikir yg baik seperti artikel yg ibu tulis ini. GBU

ryana sinaga - Orang ketiga itu suaminya

Alice van Osch - If i were a m0m,,i w0uld do the same thing..

melan - Smua mnjadi inspirasiku mjdi seorang ibu rt yg memiliki 2 org ank laki”segenap kalimatnya menjadikn sy utk lbh bijaksana:-)

fauziah alqusyairi - apapun isinya, qta ambil pentingnya, manfaatnya, dan hikmahnya
dan bjak hrusnya kita bertndak stelah bsa membca ini

manual intructions - Sangat menerik sekali.. 🙂 menjadi sebuah pelajaran buat saya

MagnoliaBali - such a good advise from mother to her son, sangat menginspirasi,

all about married in Bali, don’t hesitate to contact us!
we’ll help you till the smallest detail http://www.facebook.com/magnoliabaliwedding

rima - Setiap ibu punya caranya sendiri dalam memilih mantu..
hargai saja (;

Marvel S. - Saya anak laki2, dan belum lama ini, saya ngobrol dengan ibu dan mostly yg dikatakan ibu saya sama dengan yg disampaikan ibu Ellen. Mengenai paragraf ke 9, saya rasa hal itu sangat sangat wajar. Itu terucap karena perasaan dari hati terdalam seorang ibu yg membesarkan anak2nya dengan tulus hati, dan kini akan melepasnya utk memuliakan wanita selain ibunya. Ini bukan soal ibu yg egois yg menginginkan mantunya sesempurna bidadari. Sang ibu juga menyadari anaknya memiliki kekurangan. But come on, kalian juga akan merasakannya ketika menjadi ayah dan ibu nanti. Ibu hanya khawatir mantunya tidak merawat anaknya dngan baik, walaupun sang ibu sadar ia juga bukan ibu terbaik di dunia. Selamat ibu Ellen, semoga bahagia selalu menghinggapi kluarga.

hilfan - Mudah2an bisa memberi nasihat dengan bijak juga nanti untuk anak-anakku…

Santi - LOL!!!!!!!

” tapi inner beauty tanpa dibungkus dengan kulit luar yang apik akan menjadi kurang maksimal karena kalian sebagai laki laki sejati tidak mau merasa malu membawa istri dan mengenalkannya kepada orang lain, terutama sahabat dan keluarga. Kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mengartikan ini…”

kenapa harus malu apabila wanita yang dipilihnya punya hati besar, otak cerdas, dan tutur kata yang baik? Real men/women don’t care what other people think.
I honestly feel disgusted reading this line.

Anggara - keren banget ini

Saida Murni - Nasihat yang sungguh bijak dan menarik.

Agoes T - banyak motivasi yang ku dapat dari sebuah artikel di atas.banyak yang ku alami dari artikel di atas dan bisa sedikit menyingung ku.an benar juga yang di kata kan oleh my mom.

heluya - memilih wanita seperti memilih mobil -_-“

Yose Rizal Triarto - Sangat setuju dengan komentar mbak Santi.

” tapi inner beauty tanpa dibungkus dengan kulit luar yang apik akan menjadi kurang maksimal karena kalian sebagai laki laki sejati tidak mau merasa malu membawa istri dan mengenalkannya kepada orang lain, terutama sahabat dan keluarga. Kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mengartikan ini…”

kenapa harus malu apabila wanita yang dipilihnya punya hati besar, otak cerdas, dan tutur kata yang baik? Real men/women don’t care what other people think.

I honestly feel not comfortable (if say disgusted too much) reading those line above.

ester maulina - Cerita keluarga ini hebat. pasti anak laki2nya sukses, berhasil, dan banyak wanita yang mengejar. emang bener kata si Ibu, klo laki2 udah jadi pujaan emang harus hati2 sama wanita.
tpi ada beberapa yang mgkn bkin beberapa wanaita kecewa seperti inner beauty tanpa kulit apik, ato no women yg pantas mendapat anak laki2nya. atau berusaha fair menilai memantunya. bukannya seharusnya siapapun yang mencintai putranya juga menjadi anak si Ibu dengan kasih sayang yg sama? klo gt udah pasti sang memantu sangat tinggi dan perfect kepribadiannya. tpi setidaknya juga ada pikiran dari 2 arah, apakah laki2 itu juga pantas untuk istrinya? apakah laki2 juga sudah seimbang jasmani rohani dengan sang istri? kata si ibu sang istri juga no man pantas untuk putrinya 🙂 kl dari kedua belah pihak punya pikiran seperti itu kesannya tidak rela menikahkan putra/putrinya 🙂
this is only my opinion 🙂 setuju bgt pendapat gesila (copas)..

muslichatun nikmah - Subhanallah, nasihat ibu sungguh-sungguh bijak dan cerdas. banyak pelajaran berharga yg saya petik dari tulisan ibu. thanks very much mom.

satria - Subhanallah, sangat menginspirasi sekali… :'(

Meylisa - Ibu yang men-state dirinya sangat adil ini menjadi benar-benar subjektif dalam menilai kesempurnaannya dan putra-putranya. Seolah, Allah hanyalah yang kedua dari seluruh anugerah yang mereka dapatkan. Sayang sekali, rasa penasaran saya membaca kalimat-kalimat awal tulisan ini berubah menjadi rasa kurang nyaman hingga terakhir.

Attaqui - Kebetulan saya orang yang agak mirip seperti suami tante. Sekarang saya berumur 24 tahun dan belum pernah pacaran. November kemarin saya bertemu dengan seorang perempuan yang sifatnya agak mirip dengan tante. Saya tidak pernah merasakan jatuh cinta sebelumnya, suka mungkin sering tapi tidak cinta. Entah bagaimana saya langsung tune in dengan dia yang jauh berbeda dengan saya entah itu sifat atau budayanya. Tak lama kamipun saling suka dan timbul rasa sayang. Namun apa mau dikata, ternyata dia sudah dipinang orang dan sayapun kembali harus sendiri. Sebelumnya saya sempat patah asa karena belum pernah jatuh cinta sebelumnya, tapi pengalaman ini walaupun menyakitkan tapi membuktikan kalo ternyata saya bukan tidak bisa jatuh cinta tapi hanya belum bertemu dengan orang yang tepat.

meme - @yusuf : wkwkwkwkw andda ini lucu kalo di intisarikan semua yg dikatakan oleh ibu marinka ya sama dengan yg anda katakan. sama2 egois wkwkwkwkw

rrr - @Patrick Benz Imanuel : yg menjadikan kita laki2 terbaik di dunia bukan krn ibu ataupun orang lain tp justru salah satunya krn bagaimana kita memperlakukan istri kita sendiri.

meme - @ester maulina : justru wanita yg harus hati2 sama laki2 macam ini kalo menurut saya, krn wanita menggunakan perasaan jadi jangan terlalu terkecoh dengan laki2 spt ini, yg paling penting laki2 spt ini punya kesetiaan kagak itu sudah cukup.

meme - ibu yang sombong dan anak2 yg bodoh kalo mau mengikuti saran dari ibunya, dan istri2 yg lebih bodoh kalo mau sama laki2 yg mendengar dan melakukan saran dari ibu yg seperti ini

Daniel Chandra Permana - @DanielChPermana – (AMSAL 6:25) JB us 😉

i.c.s - bersyukurlah yang masih ada ibunya sampe bisa melihat anaknya menikah. sampai sekarang saya sudah tidak bisa mengingat semua memori tentang ibu. hanyalah lewat foto memori itu tersimpan

bangau lapar - Nasehat ibu selalu saja indah :). “Laki2 yg baik untuk wanita yg baik pula”

reza - menyampaikan sedikit sesuatu yang aneh.
kalimat sederhana yang dimaksud mungkin “contohlah ayahmu”
bukan “contohilah ayahmu” seperti yang tertulis. memang sepele, tapi maknanya benar2 berbanding terbalik.
terima kasih.

futurelovelywife - tulisan ini benar benar membuatku tersentuh.
kehangatan dan kelembutan seorang bunda benar benar tidak akan tergantikan sampai kapan pun.
bunda juga selalu berkata padaku, janganlah terlalu memilih pasanganmu, janganlah menaruh kriteria yang begitu tinggi, karena nanti kamu akan menyesal.
dan janganlah kamu menutup hatimu untuk orang-orang yang mendekatimu siapapun itu.
jagalah dirimu, jadilah seorang wanita yang mandiri dan lembut, tumbuhlah menjadi wanita yang dapat menyayangi semua orang tanpa terkecuali. karena bunda membesarkanmu untuk menjadi seorang wanita yang cerdas dan disayangi.
dengan tulisan ini aku mengerti apa maksud dari bundaku.
satu pesan bunda yang akan selalu aku ingat dan aku jadikan pegangan dalam memilih
“Terimalah CINTA lelaki itu, jika ia baik IBADAHnya”

pipit - jd ingat dgn calon ibu mertua…. ini yg saya rasakan.. rasanya saya krng pantas akan menikah dgn anaknya.. berulang kali ingin mundur tp kami saling mencintai sejak sekolah di bangku sma.. anak laki2 satu2nya… saya ckp mengerti betapa bangganya beliau pad anaknya.. stlh kami ckp dewasa bertemu kembali n berniat segera menikah di usia skrg 25thn, sangat terlihat ibunya tak rela… mengundur waktu dgn alasan yg beraneka ragam.. hanya mampu berdoa… semoga kelak kami dapat berjodoh… aamiin

jessy - “Soal cewek, ibu dapat memahami rasa heran maupun kebingungan kalian. Wanita memang tidak mudah dipahami. Sampai detik ini juga ibu kadang sukar memahami diri sendiri. Itu bagian misteri perempuan yang justru menambah keindahannya. Satu pemahaman umum sederhana adalah wanita ingin disayangi dan dilindungi ” tuk pragraf ini sy rasa sdh ckup mewakili mksd dr ibu tsb.. yg intinya bkn egois, dr awal sbnarnya ia sdh akn siap nerima plihan anaknya apapun itu dan kelak sang anak hrs bsa menyayangi dan melindungi istrinya sekalipun sifat istri mreka tdk smuanya spt yg d harapkan beliau.. pesan2 dr ibu tsb hanyalah patokan dr seorang ibu yg ingin anak nya bahagia dan sangat wajar..tp dia pun bsdh menyadari dr awal tdk ad wanita yg sesempurna yg dia inginkan tuk anaknya..

umina izzat - Sy punya anak cowok msh umur 2 thn….tulisan ibu ini sama sekali tdk menginspirasi saya……ga penting!aku lbh baik kyk ibuku punya 5 anak cowok….tdk pasang target macam2 tp slalu mndoakan semoga anak2x mndpatkan pasangan yg terbaik yang sayang dan mau menerima anak2x sbg imam keluargax nanti….sy ingin tau kualitas anak2 dr ibu ini….kl mmg bagus knp ga jadi capres sj biar bs jadi contoh se indonesia…..biar ibu ini bs diteladani seluruh indonesia….terlalu perfeksionis n egois…..semoga anak2 ibu ini ga jadi bujang lapuk…ato pilih saja kontestan miss universe yang katax brain,beauty n behavior……suruh berlenggak lenggok dl,dkarantina dl,dan d ukur2 dl seluruh bagian tubuhx….

m.ario - Makasih nasehatnya. Jadi ngerasa berdosa selama ini sama ibu

icha - inspire and touching story, membuka mata bagaimana berartinya seorang anak laki-laki bagi Ibunya.

ray - dari artikel di atas,tidak ada kan yg menyatakan jika si anak berusaha membahagiakan istriny,artinya si menantu perempuan cm menghabiskan anakny sj..bingung dgn mertua kayak itu..ada aja…cm mkn d resto aja,dia n anak perempuanny udah komentar macam2…

momG - Sangat inspiratif. Ijin simpan surat ini u/ kelak kuberikan pada anak lelaki ku..
semoga sya bisa menjadi ibu yg demikian u/ anak2 sya..
Terakhir.. gimana caranya biar mertua saya bisa baca tulisan ini.. hahahaha

lenis kusumawardani - ada benarnya juga memang…..saya juga bunda 2 anak laki2…yang nantinya bakal punya 2 anak menantu perempuan….dari sekarang juga saya pengen anak2 saya kelak punya seorang istri yang sholeh…hormat ke suami hormat ke mertua bisa membawa diri dan menjaga kehormatanya bisa diajak ngobrol dan mengeluarkan pendapat bisa bikin anak2 saya nyaman & bahagia apalagi kalo ditambah mempunyai paras cantik

dmeiekawati - Memang betul,kita akan bertemu dg pasangan yg Alloh pilihkan untuk kita…itu langsung’klik’ akan ada chemistry. Pernah saya jg tanyakan pd suami.. kenapa dia memilih saya.. padahal sy tdk cantik (orang2 bilang suami saya ..good looking). Jawabannya diluar dugaan (tp mirip dgn cerita Bu Ellen)bhw saya adalah wanita yg mampu berkata.. TIDAK. Dan bukan tipe wanita penurut.. membuat saya tdk bosan. Satu hal lagi.. kami berdua mempunyai sifat dan selera yg tdk sama. Tapi.. kami bisa kompromi untuk itu.Alhamdulillah…

edson - sehebat-hebatnya kamu memilih, jangan lupa kalau ibu lebih hebat dalam menilai. mengerti bahwa segala yang dikatakan pasti beralasan karena ibu lebih mengerti siapa kita dan siapa itu wanita yang baik.

Nevi Arifah - i like this…

Sisca - Tulisan ini menjadi pelajaran baru utk saya dan membuat saya menginstropeksi diri saya sndiri..
Semoga saya bs bertemu dgn jodoh yg tepat dan saya pun bisa menjadi pasangan yg baik baginya..

Nur Azizah Putri - love this hehe

RETNO PUSALIA - keren, sungguhan keren banget ini artikel. selamaat. terimakasih ibu

harry - setelah baca ini. saya jadi benar2 ingin minta maaf kepada ibu saya..dan mungkin sesegera mungkin menceraikan istri saya sekarang..
“- Ini yang terakahir, tapi bukan berarti tidak penting…. Menikahlah dengan wanita yang menghormati kalian. Ibu akan menjadi orang yang paling naik pitam jika kalian dikasari. Terutama di depan umum. Never .. ever let a woman be rude to you.”

istri saya seringkali mengasari saya..merasa seakan2 dia paling benar dari pada saya..dan tidak jarang dia tidak menghormati saya..bahkan di depan umum..

saya tidak akan pernah memukul wanita..tapi sudah seringkali dia memukul kepala saya, melempar kepala saya dengan hp, atau membanting apapun yang ada di dekat dia ke arah saya.

selama ini saya diam karena demi anak yang masih kecil..dia juga tidak segan2 menghina orang tua saya..dan orang tuanya, terlebih ayahnya juga saat ini tidak pernah menganggap saya karena penghasilan saya kecil..padahal 2 tahun lalu mereka menyanjung2 saya karena gaji saya cukup besar..namun pada saat saya mengalami masalah, sama sekali semua itu dilupakan..

Lovenpeace - Sangat baik arahan seorang Ibu, terutama jika mngingatkan selama dlm koridor agama, tapi perempuan berhak mndptkan lindungan d bawah laki2 brprinsip Dan baik,, karena kelak Akan mmbuat kputusan2 yg Akan mnjadi tggung jawab nya atas klg nya,, jika tdk diajarkan sejak awal utk brkputusan Dan hanya di stir oleh ortu nya, kapan lah anak pria Ibu bs dewasa mmbuat kputusan, yg baik adalah pasrah sama Allah jika sdh mnjadi kan istri pilihan, smpurna kan ibadah, bangun klg tanpa interfensi pihak yg merugikan,

Victoria - Surat yang sangat bagus & berguna. I Like this (y)

Dra Hj Rina Genta Uray Kons - Sangat instiratif, saya seorg ibu yg memiliki 3 org anak llk, Alhamdulillah kini 2 org telah menikah(tinggal 1 lagi).Ke 2 org anak llkku yg sdh menikah saat memilih pendamping hidupnya, kuserahkan pd mereka haaaaampir 100 %, krn yg 1 ini soal prinsiiipil sekali bagiku yakni soal aqidah…..harus satu aqidah.
Masalah lain, Alhamdulillah banyak samanya, perbedaan jg terletak di ibu rumah tangga. Kalo saya tetap memilih menjadi seorg guru BK yg PNS. Walau sejak menikah saya siap ditinggal suami yg kerja di pengeboran minyak yakni 2 pekan atau lbh tugas di luar kota dan 2 pekan lagi off kumpul bersama kelg.Saat2 suami k luar kota, berkat Allah SWT kumampu tetap mandiri sd skrg di usia perkawinan masuk ke 30 dan usiaku masuk 54 thn. Semua krn campur tangan Sang Pencipta Kehidupan yakni Allah SWT bukan kehebatanku tapi kehendak DIA. Semoga bermanfaat.

Gafas De Sol Para Hombre El Corte Ingles - I used the translator and I have learned a lot for you! Thanks a lot for sharing.

Ray Ban Glasses Buy - I would read much more on this subject if the information provided were as interesting as what you might have written in this post. Don’t stop caring about the content material you write.

Vicky ramadhan - saya terharu mendengar ini, semoga saya bisa mendaptkan wanita dikatan ibu ini amin

Andi - Makasih ya Bu atas tulisannya. Jadi teringat aku pada orang tuaku.

Dikatama - I Love You Mom …
You are my everything . . .

Harry Reksosamudra - Dua kutub dipersatukan jadi hrs saling rela/tulus mengisinya dg saling menghargai juga menghormati eksistensi msg2 sesuai kodratnya yg hakekatnya jadi sulit bila tanpa dedikasi kebersamaan dan akan jadi mudah bila msg2 nberitikad dlm kesatuan.

patartambunan - sangat terharu membacanya,,terimakasih sungguh menginspirasi.

DIMAS - cinta adalah luapan emosi yang berlebihan
dikala ada cinta pasti ada kebencian (PASTI)
jadi cintailah pasanganmu apaadanya, tidak dilebihkan atau dikurangkan.
cinta sejati untuk manusia itu “tidak ada”

Demoldi Sianipar - Kasih ibu itu bagi saya pribadi bagaikan embun di pagi hari yang selalu m’mberikan kesegaran/fresh,dan keberanian utk mengambil tindakan.
*Kesegaran : setiap pagi beliau slalu bangun trlbih dahulu dlm keluarga kami utk menyiapkan sgala kebutuhan anak”nya, tak pernah lelah beliau mlakukan hal” yg kecil.
* Keberanian : bagaikan embun di pagi hari ~ Siapa yg berani mengendarai sepeda motor/ mobil pada saat pagi hari ketika embun masih menutupi jarak pandang ??? Tidak ada!! Bahkan seorng pembalap tidak berani ..!!

Love you Mam :-* ({})

Hendro mariono donda - Inilah ibu yang memahami anaknya, Semoga ibu ibu yg lain mencontohinya.

Mike - Bgm bila calon menantu nya meski chemistry mungkin bagus tp latar belakang keluarga yg kurang baik. Anggaplah ortu calon menantu wanita simpanan or kondisi yg kurang baik lain nya? Apakah sebagai Ibu bisa memakluminya?

Mike - Bgm bila calon menantu nya meski chemistry mungkin bagus tp latar belakang keluarga yg kurang baik. Anggaplah ortu calon menantu wanita simpanan or kondisi yg kurang baik lain nya? Apakah sebagai Ibu bisa memakluminya?

Rachel Claudya - So far, nasehatnya mnyentuh hati.. ibu yg lmah lmbut tp kurang satu yg plg terpenting..takut akan Tuhan. Sseorg yg mngasihi sggh sggh Tuhannya psti mmpu mengasihi ssamanya, aplg suaminya kelak. 🙂 dan inner beautynya akn terpancar sndirinya. Mksh bu buat nsehatnya..ini brguna buat byk wnita yg mmpersiapkn diriny utk pernikahan.

ance pardede - pengen nangis,,,,,,
huhhhuhu

arifhendra - Bagaimana bila laki2 merasa mendapatkan jodoh yang cocok namun org tua tidak??

masuk sini - Thanks bu, sharingnya sungguh luar biasa. Saya mengalami, ketika kita dekat dengan Tuhan, karakter seseorang akan makin dewasa. Karena dengan siapa kita bergaul, begitulah jadinya nanti kepribadian kita.

penghilang bulu - Inspiratif sekali suratnya. Semoga pernikahan yg ada kedepan akan melahirkan generasi2 yg penuh kasih…

dina lasti - Suka semua comment kaliaaaan ^_^

Elanda Fikri - Sangat bagus sekali saran yang dicurahkan seorang ibu terhadap anak-anaknya, dapat menjadi advice untuk ku pribadi dan para pembaca artikel ini tentunya.Love u Mum… Miss u..

dudung - like this

Riaa - Yaampun merinding bacanya, sungguh indah kalimatnya. Aku sebagai perempuan sangat setuju dengan saran2 ibu tersebut. Yah mungkin akan sama pendapatnya jika yang mengatakan adalah seorang ayah terhadap anak perempuannya :)) terimakasih. bisa jadi pelajaran untukku kedepannya.

Jual Rumah Malang - sangat bagus sekali tulisan memiluh jodoh ini. terimakasih. 🙂

Dewi Fatimah - Semoga bermanfaat

yun subali - Sangat setuju dengan article ini, sungguh indah.
Saya selalu berpikir positve terhadap pilihan puteraku, karena saya selalu berpikir no body peperfect, dan jika ada perbedaan itu bisa disesuaikan dan diberi masukan yang baik.
saya selalu mendukung kehendak putera saya untuk menikahi seorang wanita pilihannya.
saya sebagai ibu ingin mempersiapkan acara pernikahan mereka dan rumah untuk mereka setelah menikah.
Tetapi sungguh menyedihkan , dalam persiapan pernikahan sudah beberapa kali saya mengalami perlakuan calon menantu yang sungguh sangat menyakitkan.
Dia ternyata bukan orang yang bisa menerima masukan dari orang laoin, walaupun hanya sebuah masukan agar memilih perias pengantin yg baik dan ada masukan dari keponakan saya untuk perias yang baik yg pernah merias keponakan saya.
Tiba2 saya terkejut dg kemarahan nya didepan umum.
di berkata kasar dihadapan putera saya calon suaminya dan suami saya : Ibu, saya tidak senang dengan perias itu, dia Chinese, lagi pula ibu selLu underestimate kepada saya, sdh dpt catering tetap mencari catering lain , saya ini capI bu, putera ibu bla bla bla….
Saya terkejut, saya masih berpikir positive, ooh dia stress mungkin, saya jawab: ibu tdk permah underestimate dengan siapapun apalagi dengan kamu nak, ibu hanya menyampaikan masukan dari kepo akan tentang perias pengantin yg baik,maksudnya sungguh baik, untuk kalian, dan tentang catering , ibu diusulkan oleh putera2 dan menantu untuk mencari melihat dan taste food dengan catering lain sebagai pembanding mumpung masih belum kontrak dg catering yg kita sama2 pilih itu.
Dia menjawab dengan garang : yang mau menikah itu saya, yang mau dirias itu saya, saya juga ingin menentukan sendiri, mulai sekarang saya tidak mau lagi ikut campur dengan persiapan pernikahan ini….
Suamiku menarim lenganku dg halus dan aku diajak pergi keluar Mall, sampai di mobil

Dicka Ardiansyah - Artikelnya sangat indah. Sekedar ingin bercerita, saya kini sedang merantau jauh dari kedua orang tua saya. Ketika membacanya, hati saya terasa dibangunkan oleh nasihat-nasihat ibu. Ibu yang dulu jarang berani untuk menasihati soal wanita pilhan saya masa depan saya, kini ibu sudah siap dan yakin bahwa anak prianya ini telah waktunya untuk mencari calon istri yang baik. Setidaknya itu yang ada dipikiran saya. Apalagi kini saya sudah bisa dikatakan cukup usia.
Saya pun tersadar, ibu adalah wanita terbaik diseluruh muka bumi ini yang pernah aku kenal. Terima kasih Tuhan, engkau telah mempertemukan kami sebagai ibu dan anak serta menjadikan Ibu ku ini menjadi ibu yang luar biasa bagiku.
Terima kasih Ibu, telah sabar, telah tegar, telah kuat dan akan terus sabar, tegar, kuat dalam mendidik anakmu ini. Mohon maaf, kadangkalai anakmu yang satu ini, selalu mengeluh dan melawan, bahkan menolak perintahmu.
I Love You, Mom.

nadya m permata - Artikel ini hampir sama seperti pengakuan ayah ketika anak gadisnya mulai beranjak dewasa. Tidak ada laki-laki yang sempurna dimata sang ayah, tidak ada yang terlihat baik hingga si laki-laki datang untuk meminang sang gadis, disaat itu pula titik akhir perjuangan sang ayah untuk memberikan restu.
Artikel yang menarik.. saya jadi merasa malu belum memahami arti sesungguhnya dari seorang istri :3

Amanda - Dear Mom Ellen,

baca ini membuat aku tersentuh dan smoga menjadi inspiratif ku menjadi single parents untuk si kecil dan dapat bijak untuk menjelaskan seluruh situasi yang ada.

steven - Semoga Tuhan memberikan pasangan hidup bagiku seperti isi cerita ini.. amin..

rotimari - Terimakasih untuk #sebloh. yang telah memberikan link ini. terima kasih jg buat yg memuat tulisan ini. mantab.

soponyono - jadi selama ini aku di jalur yang salah brardi, hadeh

Yunida Khasuna Amalia - memang baguus tapi saya kurang setuju. bagi saya kesamaan akidah adalah yg utama. bagaimana agamanya,bagaimana ia bersikap dg org tua dan yg lainnya. saya lihat ibu masih sangat protek dengan anak2 nya yg sudah dewasa dan mampu mngambil keputusan sendiri..serta terlihat segala sesuatu harus sesempurna yg diingini..padahal terkadang ada keadaan dan kondisi yg tal bs dijelaskan yg tk bisa sesuai yg diharapkan..
sebagai ibu sebaiknya mengarahkan..dan mendoakan..
bukan memaksakan 🙂

Fadhli Farsa - subhanallah,terima kasih sudah menginspirasi mama ellen
sekarang sedikit tersadarkan untuk berhati hati memilih jodoh,memilih bukan dari nafsu untuk memiliki,thanks smga bermanfaat buat kita semua

Meilani Lumtoe - artikel ini membuat ku banyak mengerti dan paham mengenai cara dan sikap seharusnya

putri regina sidjabat - Waaawww amazing.!! Saya pernah baca suatu buku bahwa bila ingin mendapatkan pasangan yg baik kita harus mengkualitaskan diri kita terlebih dahulu dan menikah itu bukan akhir kebahagiaan akhir dari sglanya.. Ahhh senang membacanya dan ingi. Peluk papa karna dia adl pria yg pasti melindu giku dan tidak akan menyakiti ku..

indramamas - sangat inspirasi untuk memilih pasangan yang tepat buat calon ibu dari anak2 kelak

olis - Alhamdulillah dapat nasihat yang bagus

Riris - Takut akan tuhan.
Dan mempunyai misi utuk saling membahagiakan itu juga sangat d butuhkan bukan ???

shezza - hemm..setelah saya membaca artikel ini, jujur saja bukannya merasa terinspirasi, saya justru merasa terintimidasi. Seolah-olah putra-putranya itu jauh lebih baik daripada orang lain, sehingga harus ekstra hati-hati dalam memilih pasangan. Wanita yg dipilih, selain harus baik, memiliki chemistry dgn putranya, punya sense of humor, dan terlebih harus dibungkus kulit luar yang baik a.k.a CANTIK. Ini mengkontradiksi pernyataanya soal inner beauty. Jadi kalau disimpulkan, tidak ada wanita yang pantas untuk putra-putranya bukan hanya dari sudut pandang sang ibu,tapi kenyataannya memang tak ada wanita yang pantas sama sekali untuk anak ibu, karena wanita yg punya berbagai macam kualitas baik tidak selamanya dibarengi dengan kulit luar yang wah. Mana tahu seperti apa standar kulit yang baik itu bagi si ibu? Macam supermodel? A-LIST actress, perhaps? how silly. Saya setuju dengan beberapa komentar disini, bahwa tentu yang terpenting dari memilih pasangan adalah agamanya. Justru penting sekali untuk laki-laki sebagai pemimpin untuk mengayomi dan membimbing istrinya. Jadi, jika pun istrinya banyak kekurangan, jika ia orang yang baik dan mau menurut, sang suami bisa membimbing dan mencontohkan yang baik. Sepertinya kualitas penting dari seorang istri adalah agama, perilaku, kepedulian thd sesama (you don’t just marry the guy, you marry the whole family), artinya istri harus peduli bukan hanya pada suami, tapi juga keluarganya. Everything else comes second, i think. Hal-hal trivia seperti kecantikan bukanlah patokan malu atau tidaknya seorang pria mengenalkan wanita sebagai istrinya. Lihat dirimu di cermin ketika ingin mencari pasangan. Segala kualitas yang ada di diri kita itulah yang pantas menjadi standar mencari pasangan. Saya rasa itu yang fair. Tapi tidak boleh kebablasan seperti ibu ini yang mencap calon menantunya harus ini dan itu karena merasa anaknya deserve to have the best. It goes both ways, you know. Apakah keluarga calon menantu ibu berpikiran yg sama dengan ibu? bahwa anak ibu pantas memiliki yang terbaik, lebih baik dari putri mereka? i doubt it. Wah, kalau begini pemikiran banyak ibu di luar sana soal kriteria menantu idaman, bisa2 single ladies semakin banyak populasinya. hehehe. Yah, semoga kita semua yang masih single ini dapat pasangan yang klop dan saling melengkapi. Seperti telepon genggam, semakin bagus spec-nya, semakin mahal harganya, semakin banyak pembelinya. Biarlah orang yang menentukan bagus atau tidaknya kualitas diri kita, arogan namanya jika mendeklarasikan diri kita sebagai yang terbaik.

nitaherbal - saya dapat pelajran stelah saya membaca ini,,terimakasih ya…

mutia - itu lah seorang ibu, hatinya putih seputih kapas, memang terkadang keras namun kerasnya itu demi kebaikan anak2ny 🙂 love you ma ({}) your my everything :*

Fernel Ferrel - I Love U Mom..
Luar biasa..

renii welliana - 🙂
Ibu bijak 🙂
sy prnah menjalin hubungan,orang tua nya sgt menentang
Pdhl dy belum kenali sy,untk b’bincang atau sekedar menyapa pun blm pernah 🙂
tapi heran nya beliau tdk suka dg saya 🙂
Mungkin krna kami beda keyakinan -_-

jul - Luar biasa, tulisan yg sangat berharga…

Your email is never published or shared. Required fields are marked *

*

*